Selasa, 01 Oktober 2019

TUGAS 1 (Audit Teknologi Sistem Informasi)


Nama : Muhammad Khansapuri
Npm  : 14116976
Kelas : 4KA19

1. Sebutkan dan Jelaskan bahaya-bahaya risiko yang dimiliki Sistem Informasi
  • Keamanan. Risiko yang informasinya diubah atau digunakan oleh orang yang tidak berwenang. Misalnya saja kejahatan komputer, kebocoran internal dan terorisme cyber.
  • Ketersediaan. Risiko yang datanya tidak dapat diakses setelah kegagalan sistem, karena kesalahan manusia (human error), perubahan konfigurasi, dan kurangnya penggunaan arsitektur. 
  • Daya Pulih. Risiko dimana informasi yang diperlukan tidak dapat dipulihkan dalam waktu yang cukup, setelah terjadinya kegagalan dalam perangkat lunak atau keras,ancaman eksternal, atau bencana alam
  • Performa. Risiko dimana informasi tidak tersedia saat diperlukan, yang diakibatkan oleh arsitektur terdistribusi, permintaan yang tinggi dan topografi informasi teknologi yang beragam. 
  • Daya Skala. Risiko yang perkembangan bisnis, pengaturan bottleneck, dan bentuk arsitekturnya membuatnya tidak mungkin menangani banyak aplikasi baru dan biaya bisnis secara efektif. 
  • Ketaatan. Risiko yang manajemen atau penggunaan informasinya melanggar keperluan dari pihak pengatur. Yang dipersalahkan dalam hal ini mencakup aturan pemerintah, panduan pengaturan perusahaan dan kebijakan internal.
2. Sebutkan dan Jelaskan 3 jenis risiko pada pendekatan audit berbasis risiko 
  • Risiko inheren : kemungkinan kerugian terjadi sebelum memperhitungkan faktorfaktor pengurang risiko. Dalam mengevaluasi risiko jenis ini auditor harus mempertimbangkan apa jenis dan sifat risiko serta faktor apa yang menunjukkan risiko ada.     
  • Risiko control : mengukur kemungkinan proses kontrol yang ada untuk membatasi atau menangani risiko inheren apakah tidak efektif. Untuk memastikan audit telah tepat, auditor harus memahami mana kontrol yang efektif terlebih dahulu.   
  • Risiko audit : risiko bahwa cakupan audit tidak menjangkau exposure bisnis yang cukup penting. Pro-forma audit dapat dikembangkan untuk mengurangi risiko audit, hal ini menyediakan panduan apa kontrol utama yang harus ada untuk menghadapi risiko dan apa yang harus dipatuhi atau pengujian substantif yang harus dilakukan. 
3. Sebutkan dan Jelaskan efek risiko dalam Sistem Informasi
  • Strategi  (Strategic) : risiko dimana sistem informasi tidak sesuai dengan tujuan organisasi dan tidak mendukung pencapaian misi. 
  • Operasi (Operations) : risiko dimana sistem informasi menimbulkan beban yang terlalu besar bagi organisasi. Selain itu ketergantungan organisasi terhadap suatu sistem informasi berarti apabila sistem tersebut tidak tersedia selama waktu tertentu dapat menimbulkan risiko besar bagi operasional. 
  • Pelaporan (Reporting) : risiko dimana sistem informasi tidak dapat diandalkan untuk menghasilkan informasi yang akurat, lengkap dan tepat waktu. 
  • Kepatuhan (Compliance) : risiko dimana sistem informasi malah menimbulkan pelanggaran hukum dan regulasi yang merugikan bagi organisasi baik secara finansial maupun reputasi.
4. Sebutkan dan Jelaskan bahaya-bahaya risiko pada Sistem Informasi 
  •  Fraud  yaitu terjadinya kecurangan atau manipulasi 
  • Business interruption yaitu terjaidnya  suatu gangguan bisnis 
  •  Errors yaitu terjadinya suatu sistem tidak berfungsi secara normal 
  • Customer dissatisfaction yaitu terjadinya ketidakpuasan di pihak konsumen
  • Poor public image yaitu terjadinya citra yang buruk di mata masyarakat 
  • Ineffective and inefficient use of resources yaitu terjadinya penggunaan sumber daya yang tidak tepat dan pemborosan
5.  Sebutkan dan Jelaskan  kriteria bukti audit Sistem Informasi 
  • Cukup (Sufficient). Faktual, memadai dan meyakinkan dimana seseorang yang bijak akan mengambil kesimpulan yang sama dengan auditor.
  •  Kompeten (Competent). Handal dan merupakan  Dapat diandalkan dan hasil terbaik dari penggunaan metode audit yang tepat.
  • Relevan (Relevant). Mendukung temuan dan rekomendasi audit serta konsisten dengan tujuan audit. 
  • Berguna (Useful). Membantu organisasi dalam mencapai tujuannya. 
6. Sebutkan dan Jelaskan Jenis-jenis bukti audit Sistem Informasi 
  • Bukti Fisik (Physical evidence). Secara umum diperoleh dari hasil pengamatan terhadap orang, properti atau peristiwa bisa dalam bentuk foto, peta dan sebagainya. Bukti yang diperoleh dari hasil pengamatan  haruslah didukung dengan contoh-contoh yang terdokumentasi atau bila tidak memungkinkan hendaknya didukung pengamatan lain yang menguatkan
  • Bukti Kesaksian (Testimonial evidence). Dapat berbentuk surat, pernyataan atau wawancara yang tidak bersifat konklusif karena merupakan pendapat seseorang. Bukti jenis ini hendaknya didukung dokumentasi selama memungkinkan. 
  • Bukti Dokumen (Documentary evidence). Merupakan bukti yang paling lazim dalam audit bisa berupa surat, perjanjian, kontrak, perintah, memo dan berbagai jenis dokumen bisnis lain. Bukti jenis ini dapat juga diperoleh dari arsip komputer menggunakan alat dan teknik audit yang tepat.  Sumber dokumen akan menentukan tingkat kehandalan dan tingkat kepercayaan, tentunya kualitas proses kontrol internal ikut dipertimbangkan.    
  • Bukti Analitis (Analytical evidence). Umumnya diperoleh dari hasil komputasi, perbandingan terhadap standar, operasi masa lalu atau operasi sejenis. Penggunaan perangkat komputer  yang tepat sangat membantu auditor pada perolehan bukti jenis ini. Regulasi dan penalaran umum  juga dapat menghasilkan bukti jenis ini.
7.  Berilah Kesimpulan dengan Bahasa kalian sendiri 

  • Semua kegiatan yang dilakukan pasti memiliki risiko, begitu juga dengan yang dimiliki oleh sistem informasi. Pengelolaan sistem informasi yang baik pasti mengidentifikasikan segala bentuk efek risiko dari penerapan sistem informasi dan penanganan dari risiko-risiko yang akan dihadapi. Serta kriteria bukti audit yang harus dimiliki oleh sistem informasi yaitu sulficient, competent, relevant dan useful. Kemudian bukti-bukti audit yang dimiliki sistem informasi terdiri dari bukti fisik, bukti kesaksian, bukti dokumen dan bukti analisis
Daftar Referensi 



Minggu, 14 Oktober 2018

ARTIFICIAL NEURON NETWORK (ANN)


Pengertian Artificial Neural Network 

Artificial Neural Network (ANN) adalah jaringan dari sekelompok unit pemroses kecil yang dimodelkan berdasarkan sistem saraf manusia. ANN merupakan sistem adaptif yang dapat mengubah strukturnya untuk memecahkan masalah berdasarkan informasi eksternal maupun internal yang mengalir melalui jaringan tersebut. Oleh karena sifatnya yang adaptif, ANN juga sering disebut dengan jaringan adaptif.

Secara sederhana, ANN adalah sebuah alat pemodelan data statistik non-linier. ANN dapat digunakan untuk memodelkan hubungan yang kompleks antara input dan output untuk menemukan pola-pola pada data. Menurut suatu teorema yang disebut "teorema penaksiran universal", ANN dengan minimal sebuah lapis tersembunyi dengan fungsi aktivasi non-linear dapat memodelkan seluruh fungsi terukur Boreal apapun dari suatu dimensi ke dimensi lainnya.

Sejarah Artificial Neural Network 

Perkembangan ilmu Artificial Neural Network sudah ada sejak tahun 1943 ketika Warren McCulloch dan Walter Pitts memperkenalkan perhitungan model neural network yang pertama kalinya. Mereka melakukan kombinasi beberapa processing unitsederhana bersama-sama yang mampu memberikan peningkatan secara keseluruhan pada kekuatan komputasi.

Gambar McCulloch & Pitts, penemu pertama Neural Network

Hal ini dilanjutkan pada penelitian yang dikerjakan oleh Rosenblatt pada tahun 1950, dimana dia berhasil menemukan sebuah two-layer network, yang disebut sebagai perceptron. Perceptron memungkinkan untuk pekerjaan klasifikasi pembelajaran tertentu dengan penambahan bobot pada setiap koneksi antar-network.

Gambar Perceptron

Keberhasilan perceptron dalam pengklasifikasian pola tertentu ini tidak sepenuhnya sempurna, masih ditemukan juga beberapa keterbatasan didalamnya. Perceptron tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan XOR (exclusive-OR). Penilaian terhadap keterbatasan neural network ini membuat penelitian di bidang ini sempat mati selama kurang lebih 15 tahun. Namun demikian, perceptron berhasil menjadi sebuah dasar untuk penelitian-penelitian selanjutnya di bidang neural network. 

Pengkajian terhadap neural network mulai berkembang lagi selanjutnya di awal tahun 1980-an. Para peneliti banyak menemukan bidang interest baru pada domain ilmu neural network. Penelitian terakhir diantaranya adalah mesin Boltzmann, jaringan Hopfield, model pembelajaran kompetitif, multilayer network,  dan teori model resonansi adaptif.

Untuk saat ini, Neural Network sudah dapat diterapkan pada beberapa task, diantaranya classification, recognition, approximation, prediction, clusterization, memory simulation dan banyak task-task berbeda yang lainnya, dimana jumlahnya semakin bertambah seiring berjalannya waktu.

Pelatihan Pada Artificial Neural Network 

      1.      Supervised Training (Pelatihan Terbimbing)

      Dalam pelatihan dengan supervisi, terdapat sejumlah pasangan data (masukan target keluaran) yang dipakai untuk melatih jaringan hingga didapatkan bobot jaringan yang diinginkan. Untuk setiap kali pelatihan, suatu input diberikan ke jaringan akan memproses dan mengeluarkan keluaran. Selisih antara keluaran jaringan dengan target merupakan kesalahan yang terjadi. Jaringan akanmemodifikasi bobot sesuai dengan kesalahan tersebut

      Contoh dari metode pelatihan terbimbing yang sering digunakan yaitu Single Perceptron, Multi Perceptron dan Back Propagation

     2.      Unsupervised Training (Pelatihan Takterbimbing)

Dalam jaringan Unsupervised, jaringan ini terdiri dari dua layar atau lapisan, yaitulayar input dan layar kompetensi. Layar input menerima data eksternal. Layarkompetitif berisi neuron-neuron yang saling berkompetisi agar memperolehkesempatan untuk merespon atau menanggapi sifat-sifat yang ada didalam datamasukan. Neuron yang memenangkan kompetisi akan memperoleh sinyal
yang berikutnya ia teruskan. Bobot dari neuron pemenang akan dimodifikasi sehinggamenyerupai dengan data masukkan.

Contoh model yang digunakan : Competitive dan Neocognitron

     3.      Hybrid (Hibrida)

Yaitu merupakan kombinasi dua atau lebih teknik / metode pembelajaran supervisi dan tanpa unsupervised yang bertujuan menggabungkan kekuatan masing-masing teknik tersebut dan meminimalkan kekurangannya, sehingga dapat menjadikan alternatif atau solusi untuk mengoptimalkan opini benar atau tidaknya suatu data yang terkumpul untuk dijadikan bahan dalam proses pengambilan keputusan. Pada metode yang ke 3 ini juga dapat dikatakan sebagai Integrasi dari beberapa computer system tools untuk menyelesaikan masalah. Tujuannya adalah agar antara satu system dengan sitem yang lainya saling melengkapi kekurangan dari masing-masing sistem, sehingga keputusan akan dapat dengan mudah untuk diambil dan permasalahan akan dengan mudah terselesaikan

Contoh model yang digunakan : algoritma RBF.


Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_saraf_tiruan

http://socs.binus.ac.id/2012/07/26/konsep-neural-network/

http://www.academia.edu/7523960/IMPLEMENTASI_ARTIFICIAL_NEURAL_NETWORK_ANN_UNTUK_OPTICAL_CHARACTER_RECOGNATION

https://sirohito.wordpress.com/2010/11/03/hybrid-support-system/

http://www.academia.edu/7523960/IMPLEMENTASI_ARTIFICIAL_NEURAL_NETWORK_ANN_UNTUK_OPTICAL_CHARACTER_RECOGNATION

Jumat, 29 Juni 2018

JELASKAN APA YANG DIMAKSUD DENGAN SDLC BESERTA BUATKAN CONTOH UNTUK MASING - MASING TAHAPAN



System Development Life Cycle (SDLC) yaitu merupakan sebuah siklus untuk membangun sebuah sistem serta memberikan kepada pengguna (user) melalui beberapa bagian yaitu meliputi perencanaan, analisa, perancangan dan implementasi dengan cara memahami, menyeleksi keadaan serta menyeleksi proses yang dilakukan pengguna (user) untuk mendukung kebutuhan pengguna (user) tersebut. Untuk menggunakan SDLC maka dibutuhkan sumber data awal dari pengguna yang dijadikan acuan dalam perencanaan, analisa, perancangan dan implementasi. Penggunaan acuan ini dimaksudkan agar sistem yang dibangun bisa menjembatani kebutuhan pengguna dari permasalahan yang dihadapinya

Berikut ini adalah tahapan – tahapan dalam Sistem Development Life Cycle (SDLC) meliputi :

A.    Perencanaan Sistem (Systems Planning)

Lebih menekankan pada aspek studi kelayakan pengembangan sistem (feasibility study). Aktivitas-aktivitas yang ada meliputi :
• Pembentukan dan konsolidasi tim pengembang.
• Mendefinisikan tujuan dan ruang lingkup pengembangan.
• Mengidentifikasi apakah masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan melalui
pengembangan sistem.
• Menentukan dan evaluasi strategi yang akan digunakan dalam pengembangan sistem.
• Penentuan prioritas teknologi dan pemilihan aplikasi.

B.     Analisis Sistem (Systems Analysis)

Analisa sistem adalah tahap di mana dilakukan beberapa aktivitas berikut:
• Melakukan studi literatur untuk menemukan suatu kasus yang bisa ditangani oleh sistem.
• Brainstorming dalam tim pengembang mengenai kasus mana yang paling tepat
dimodelkan dengan sistem.
• Mengklasifikasikan masalah, peluang, dan solusi yang mungkin diterapkan untuk kasus tersebut.
• Analisa kebutuhan pada sistem dan membuat batasan sistem.
• Mendefinisikan kebutuhan sistem.

C.     Perancangan Sistem (Systems Design)

Pada tahap ini, features dan operasi-operasi pada sistem dideskripsikan secara detail. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan adalah:
• Menganalisa interaksi obyek dan fungsi pada sistem.
• Menganalisa data dan membuat skema database.
• Merancang user interface.

D.    Implementasi Sistem (Systems Implementation)

Tahap berikutnya adalah implementasi yaitu mengimplementasikan rancangan dari tahap
tahap sebelumnya dan melakukan uji coba.
Dalam implementasi, dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:
• Pembuatan database sesuai skema rancangan.
• Pembuatan aplikasi berdasarkan desain sistem.
• Pengujian dan perbaikan aplikasi (debugging).

E.      Pemeliharaan Sistem (Systems Maintenance)

Dilakukan oleh admin yang ditunjuk untuk menjaga sistem tetap mampu beroperasi secara benar melalui kemampuan sistem dalam mengadaptasikan diri sesuai dengan kebutuhan.

Sekian pembahasan tentang SDLC dan tahapan - tahapan dalam SDLC semoga berguna serta  bermanfaat bagi yang membaca artikel ini.



Jumat, 01 Juni 2018

PENGERTIAN DAN MANFAAT PERLINDUNGAN TERHADAP ASPEK-ASPEK (CONFIDENTIALITY,INTEGRITY,AVAILABILITY) PADA INFORMATION SECURITY MANAGEMENT SYSTEM (ISMS)

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pengertian dan manfaat dari perlindungan aspek-aspek confidentiality, integrity, dan availability pada ISMS (Information Security Management System)

Pengertian

ISMS (Information Security Management System) atau yang biasanya di Indosesia disebut SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) yaitu merupakan sebuah rencana dari manajemen yang membuat rincian-rincian dari kebutuhan yang diperlukan oleh organisasi untuk diterapkan pada kontrol keamanan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Information Security Management System ini diciptakan untuk melindungi berbagai macam asset informasi dari berbagai gangguan keamanan.

Konsep utama dari Information Security Management System untuk sebuah organisasi yaitu diciptakan untuk  membuat sebuah perencanaan, penerapan, menjaga sebuah rangkaian  proses dan sistem  agar bekerja secara efektif serta mengeoperasikan suatu keamanan informasi yang ada.

Information Security Management System disebut juga sebagai menerapkan sebuah kontrol manajemen keamanan di dalam suatu organisasi untuk mendapatkan servis keamanan agar dapat memastikan mengurasi resiko yang ada serta dapat memastikan keberlangsungan bisnis yang sedang berlangsung

Service keamanan suatu informasi terdiri dari perlindungan terhadap aspek – aspek sebagai berikut :

1.    Confidentiality (kerahasiaan) yaitu merupakan aspek yang digunakan sebagai tujuan menjamin mengenai kerahasiaan suatu data dan informasi, serta dapat dipastikan bahwa informasi hanya bisa digunakan dan diakses oleh orang yang sudah ditetapkan oleh perusahaan tersebut. Dapat memastikan serta menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima maupun disimpan.
2.        Integrity (integritas) yaitu merupakan aspek yang dapat melindungi bahwa data tersebut tidak bisa diubah serta diakses tanpa adanya izin dari pihak yang bersangkutan serta dapat menjamin ketepatan sebuah data yang bisa dipertanggung jawabkan dan keutuhan dari informasi tersebut.
3.          Availability (ketersediaan) yaitu merupakan  aspek yang memastika bahwa sebuah data akan ada pada saat diperlukan oleh user lain dan memastikan user dapat menggunakan suatu informasi yang telah tersedia dari perangkat yang terkait.
Manfaat

1.        ISO 27001 mengharuskan Anda terus memperbaharui sistem keamanan informasi perusahaan Anda. Dengan demikian, Anda dapat memperkirakan jumlah kebutuhan keamanan dan sumber daya yang diperlukan dalam jumlah yang tepat.
2.      Sertifikasi ini dapat memberikan jaminan dan kepercayaan kepada seluruh mitra Anda, karena manajeman perusahaan memiliki keamanan informasi standar internasional.
3.         Menjamin bahwa perusahaan Anda menggunakan kontrol keamanan informasi di lingkungan bisnis, sehingga dapat menghindari kemungkinan resiko atau gangguan.
4.    Dengan ISO 27001 ini juga akan membantu mempromosikan perusahaan Anda untuk memperluas mitra kerja.
5.           Operasionalisasi perusahaan akan berjalan lancar karena tugas-tugas terorganisir dan proses bisnis dapat teridentifikasi secara jelas.
6.     Dalam pengelolaan keamanan informasi, ISO 27001 dapat membantu perusahaan untuk menjalankan perubahan-perubahan secara berkesinambungan.





Sabtu, 05 Mei 2018

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER





Pendidikan merupakan suatu sarana untuk umat manusia dimana kita dapat mempelajari banyak hal yang berguna serta mengembangkan umat manusia lebih beradab dan berilmu. Dengan pendidikan, masyarakat khususnya kalangan pelajar akan mendapatkan ilmu-ilmu bermanfaat, memiliki kemampuan di berbagai bidang studi, yang dapat mereka gunakan di era globalisasi saat ini . Tentu saja, mereka akan mendapatkan pekerjaan yang pantas sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka. Sebaliknya tanpa pendidikan mereka tidak akan berguna di masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan sangatlah penting untuk diberikan kepada seluruh umat manusia. Pendidikan berbagai bidang studi dipelajari dan diajarkan di setiap sekolah dan universitas. Namun yang tak kalah penting bagi bekal generasi bangsa saat ini adalah pendidikan berkarakter.  
  
Pendidikan karakter yaitu pendidikan untuk membentuk kepribadian sesorang melalui budi pekerti dengan tujuan utama mengajarkan nilai-nilai moral yang baik kepada manusia serta membentuk individu dan melatih kemampuan diri demi menuju ke arah hidup yang lebih baik. Mengapa pendidikan karakter, perlu dilakukan? Karena pada dasarnya ilmu tanpa moral atau karakter akan menciptakan individu-individu yang memiliki krisis moral dan sudah merajarela di kalangan pemuda-pemudi bangsa ini. Contohnya seperti koruptor, diktator, aksi tawuran antar pelajar, tindakan kriminal dan masih banyak lagi.

Coba bayangkan apa jadinya negeri ini jika banyak masyarakat yang melakukan tindakan kriminal dan menjadi koruptor? Sehingga, pendidikan berkarakter ini mutlak sangat diperlukan. Pendidikan ini harus dimulai dari sekolah-sekolah. Anak-anak akan mendapat bekal dari pendidikan berkarakter untuk menjadi pribadi yang baik ketika dewasa nanti. Mereka akan menjadi orang yang berilmu dan memiliki karakter baik. Di masa depan, negeri ini akan memiliki individu-individu yang berkarakter baik dan berguna bagi masyarakat.
  
Melalui pendidikan berkarakter, anak-anak di sekolah akan diajarkan tentang moral-moral dan nilai-nilai yang baik sebagai manusia. Mereka dibekali bagaimana cara bertanggungjawab, taat kepada ajaran agama, percaya diri, jujur, saling tolong-menolong, bagaimana menghormati orangtua dan masih banyak hal-hal lain yang akan membentuk moral mereka menjadi baik. Mereka diharapkan akan menjadi pribadi-pribadi yang baik kelak. Karena itu pendidikan karakter sangatlah penting untuk membentuk generasi yang akan datang.

#sabtulis

Sabtu, 28 April 2018

PENGALAMAN BERHARGA




Perkenalkan nama saya Aficena dan saya saat ini masih duduk dibangku SMA kelas 10 disuatu sekolah di daerah Bogor, Jawa Barat. Kisah ini terjadi tepat pada Bulan Juli Tahun 2017 yang lalu. Kеtikа aku terbangun dari tidurku раdа hаri Senin pagi, аku ѕаngаt tеrkеjut karena melihat jam dinding di kаmаrku telah menunjukkan pukul setengah 7 pagi. Aku lаngѕung bаngun dan segera menuju ke kаmаr mаndi. Sаmраi di kamar mandi aku tidak hati-hati sehingga aku tеrреlеѕеt dаn hаmрir saja mеnсеdеrаiku.

Sеtеlаh selesai dari kamar mandi lalu aku langsung kembali ke kamarku untuk segera memakai seragam ѕеkоlаh, lalu ѕаrараn pagi dan bеrаngkаt menuju ke ѕеkоlаh dеngаn mеnggunаkаn angkutan umum. Sesampainya aku di ѕеkоlаh kubuka tаѕku untuk mеngаmbil topi. Bеtара tеrkеjutnуа аku, ternyata tорiku tidak aku temukan di dаlаm tаѕ. Karena hаri itu adalah hari senin dan ada uрасаrа bendera аku pun segera рulаng kе rumаh untuk mengambil tорi.

Setelah selesai mengambil tорi aku kembali lаgi kе ѕеkоlаh dan aku putuskan untuk naik sepeda motor saja supaya cepat sampai disekolah. Tibа-tibа saja di jalan mоtоrku mogok, ѕеtеlаh aku реrikѕа tеrnуаtа aku lupa mengisi bensinnya sehingga bensin motorku habis. Tеrраkѕа kudorong motorku untuk mеnсаri pom bensi terdekat. Untunglаh pom bеnѕin itu tidаk jаuh hanya berjarak sekitar 250 meter. Aku membeli dua litеr bеnѕin dаn langsung mengendarai motorku menuju kе sekolah.

Begitu tiba di sekolah, para siswa sudah berkumpul di lapangan untuk mengikuti upacara. Aku segera melangkah dengan cepat, dan baru beberapa langkah saja aku melangkah, upacara dimulai. Kepala sekolah kami langsung memberikan pengarahan mengenai tata tertib sekolah. Tibа-tibа datanglah ѕеоrаng guru yang bernama pak Hadi untuk mеmеrikѕа kеrарiаn para murid-muridnуа, dаn ѕiаlnуа rаmbutku dinilаi раnjаng оlеh pak Hadi. Dengan lеluаѕа serta tаk kuаѕа aku berusaha mеnоlаk gunting уаng ada digengaman pak Hadi yang sedang mеnсаbik-саbik rаmbutku.

Upacara pun selesai dengan rambutku уаng tak karuan bentuknya, aku langsung menuju kе kelas untuk mengikuti pelajaran di jam pertama. Ternyata реlаjаrаn di jam pertama ini terdapat реkеrjааn rumah (PR) dаn аku luра mengerjakan tugasnya lаlu aku dengan senang hati menerima dihukum оlеh guru tersebut untuk mеmbuаt tugаѕ tambahan.

Tanpa pikir panjang lagi, aku langsung mengerjakan tugas tambahan tersebut. Namun apa daya, jam pelajaran habis sementara tugasku belum terselesaikan. Aku pun harus menulis beberapa kali lipat lagi oleh sang guru. Kebetulan mata pelajaran berikutnya kosong karena sang guru tidak masuk. Aku pun merasa tertolong sehingga aku bisa berkonsentrasi mengerjakan tugas tambahan ini.

Sayangnya, teman-teman sekelasku yang tak mengalami nasib sial seperti aku malah membuat keributan sendiri di kelas. Mereka sibuk bermain dan berteriak-teriak sesuk hati. Tentu saja hal ini membuat aku terganggu. Aku mencoba menegur mereka secara baik-baik, namun sayangnya di antara mereka ada yang tidak senang aku tegur. Temanku ini langsung merobek tugas yang sedang aku kerjakan. Sontak aku merasa kesal dan tanpa berkata-kata lagi, aku langsung memukul temanku itu. Perkelahian di antara kami pun tak terelakkan lagi.

Akibatnya, kami pun dipanggil ke ruang guru. Beruntung perkelahian di antara kami tak menyebabkan luka parah. Kami hanya mengalami sedikit memar. Di ruang guru ini, kami dimintai pendapat masing-masing mengapa perkelahian ini terjadi. Beberapa guru di ruang guru mencoba mendamaikan kami. Bahkan aku pun terbebas dari tugas karena tugasku terlanjur disobek oleh temanku. Kami sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.

Usai jam pelajaran sekolah, temanku itu juga mengajak aku pulang bersama. Benar-benar sebuah kedamaian hati yang luar biasa aku rasakan. Karena dengan segera kami dapat melupakan kejadian tersebut tanpa dendam sedikitpun.

Aku merasa senang dengan peristiwa hari ini. Aku juga bercerita pada orangtuaku tentang apa yang kualami di sekolah tadi. Mereka menasehati aku agar aku tak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan kecil seperti ini. Terutama sekali, mereka meminta aku untuk selalu mengikuti seluruh peraturan sekolah sehingga tak ada lagi hukuman untuk aku. Dan aku simpulkan dengan adanya kejadian ini, menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga sekali bagi diriku.

#sabtulis

Sabtu, 21 April 2018

RUMAH TUA



Kisah ini terjadi tepat pada Bulan September Tahun 2016 yang lalu, saat itu saya dan teman-teman saya sedang berlibur di suatu tempat yaitu kota Yogyakarta. Yogyakarta merupakan kota besar yang pasti sudah banyak orang yang mengetahuinya banyak tempat wisata yaitu salah satunya adalah Candi Borobudur, Kami kesana untuk menikmati sisa liburan sekolah kami.

Perkenalkan nama saya Afan dan saya masih duduk dibangku SMA kelas 11 disuatu sekolah di daerah Bogor, Jawa Barat. Saya dan teman-teman saya berlibur ke Yogyakarta hanya untuk seminggu saja karena minggu depan kami harus sudah mulai masuk sekolah kembali. Di kota ini sangat menyenangkan sekali, kami mulai menikmati liburan ini sampai kami tidak menyadari bahwa Matahari sebentar lagi akan sudah terbenam dan akhirnya kami pun segera mecari tempat penginapan yang pas dengan kantong kami.

Setelah saya dan teman-teman mencari kesana kemari tempat penginapan, akhirnya kami menemukan sebuah rumah tua yang menerima penginapan dan jaraknya juga tidak jauh dari tempat wisata yang kita ingin kunjungi. Rumah tua ini seperti tidak dirawat oleh pemiliknya. Karena sudah terlihat sangat kotor dari depan rumah begitu juga dinding rumah, kamar mandi, dan tempat tidurnya pun juga, bantal serta guling buat tidurnya aja udah kayak batu bata keras banget.

Hari pun semakin gelap dan jam pun sudah menunjukan pukul 10 malam kami pun segera bergegas untuk tidur semua dan menyiapkan liburan hari kedua kami di kota ini. Malam semakin larut dan menyeramkan di rumah tua ini, pada pukul 1 malam saya pun terbangun dari tidur karena ingin sekali ke kamar mandi untuk buang air kecil. Kebetulan saya orangnya sangat penakut dengan namanya hantu, jadi saya mencoba membangunkan beberapa teman saya yang telah tertidur untuk menemani saya ke kamar mandi tetapi mereka malah tidak bisa dibangunkan dan mengabaikan saya. Mau gimana lagi ini udah kebelet banget jadi saya harus ke kamar mandi sendirian.

Setelah saya selesai buang air kecil dikamar mandi kemudian kuping saya mendengar suara orang yang sedang berjalan dari sebelah kiri saya dan itu merupakan arah dan jalan menuju ke kamar seorang kakek yang memiliki rumah tua ini yang  sudah berumur sekitar 60 tahun, tetangga di sekitar rumah tua ini mengatakan kalau kakek si pemilik rumah ini, jarang terlihat dan  aktif dengan warga sekitar.

Badan saya menjadi panas dingin, semua bulu kuduk merinding, dan rasa penasaran akhirnya timbul dari pikiran saya, dan akhirnya saya memberanikan diri untuk mengetahui siapa yang sedang berjalan, jam 1 malam seperti ini kan waktunya untuk tidur bukan waktu untuk jalan-jalan.

Saya berjalan dengan perlahan-perlahan mendekati sumber suara tersebut dan anehnya setelah saya hampir mendekat dengan suara tersebut tiba-tiba suara itu pun hilang entah kemana. Saya diam sejenak, tiba-tiba suara telapak kaki itu muncul kembali dan yang paling jantung dag dig dug serta bulu kuduk merinding suara itu terdengar tepat di belakang saya, seluruh badan saya seperti orang terkena stroke sama sekali tidak bisa digerakkan dan mulut saya tidak bisa berkata danteriak apa-apa karena disaat seperti itu tingkat ketakutan saya mulai meningkat drastis, hati saya mengucapkan beberapa ayat suci Al-Qur’an yang saya hafal sejak kecil dan saya mencoba memberanikan membalikan badan saya ke belakang dan … JEENJEENGGG!!

Ternyata itu adalah kakek si pemilik Rumah tua ini yang habis pulang ronda malam, sial bener saya malam ini, saya kira tadi di belakang saya adalah setan ternyata malah kakek si pemilik rumah tua ini yang lagi membawa segelas kopi panas yang barusan dia beli dari warung sebelah pos ronda.

Setelah keesokan paginya saya langsung bercerita kepada teman-teman saya dan mereka tertawa beramai-ramai tentang kejadian di malam itu, kami akhirnya tetap melanjutkan sisa liburan ditempat penginapan rumah tua ini dengan perasaan yang senang dan tanpa ada rasa takut sama sekali.

#sabtulis
#narasi


Sabtu, 14 April 2018

SAHABAT SEJATIMU



Terdapat dua anak yang sudah bersahabat sejak mereka masih belia, yaitu Acha dan Echa, mereka selalu dianggap oleh guru-guru mereka di sekolah dasar sebagai anak kembar. Namun dua anak ini memiliki perbedaan yang sangat signifikan yaitu Acha yang sangat pintar dan Echa yang bodoh. Mereka saat ini sedang duduk di kelas VI sekolah dasar di daerah Bogor, Jawa Barat dan sebentar lagi mereka akan berpisah. Seminggu yang lalu guru-guru sudah menginfokan bahwa 2 minggu yang akan datang akan diadakan acara  perpisahan.

Pada saat acara perpisahan berlangsung mereka berdua duduk di back stage, Echa nanti kalo kita sudah berbeda SMP jangan lupakan aku dan jangan ada sahabat lagi selain diriku kata Acha, namun Echa tidak mendegarkan dan menyia-nyiakan apa yang dikatakan oleh Acha, acara perpisahan pun selesai kemuadian Acha mengucapkan “selamat tinggal ” kepada Echa.

Waktu SMP pun tiba dan mereka masuk di SMP yang berbeda. Saat itu Echa mulai berkenalan dengan teman barunya dan duduk sebangku dengannya serta orang tersebut sangat pintar dikelasnya “Hai namaku Echa, namamu siapa?”. “namaku Fida”, senang berkenalan denganmu. Pada saat jam pelajaran Echa selalu mencotek Fida jika ada tugas atau pekerjaan rumah, jadi Fida sudah mengetahui bahwa Echa anak yang bodoh. Fida pun berpikiran bahwa Echa akan mau jika diminta untuk menjadi asistennya dan dari kebodohan Echa dengan menjadi sahabat palsunya.
Bel istirahat pun berbunyi Echa dan Fida istirahat ke kantin bersama-sama. Tiba-tiba
Fida bertanya kepada Echa “mau kah kamu menjadi sahabatku?”
Lalu Echa menjawab dengan semangat “iyaa mau Fid”, karena Echa tahu jika menjadi sahabat dari Fida dia bisa mencotek Fida setiap hari.

Jam istirahat pun selesai lalu para siswa dan siswi pun masuk kelas termasuk Fida dan Echa, setelah masuk ke kelas ada tugas dari pak guru yaitu membentuk sebuah kelompok dengan masing-masing kelompok yang beranggota kan 2 orang. Echa dan Fida pun satu kelompok.  Tinggg….tingggg..tinggg bel pulang sekolah pun berbunyi, “Echa nanti aku kerumahmu yaa” untuk mengerjakan tugas kelompok yang tadi diberikan”  ucap Fida lalu Echa berkata “iyaaa Fid” jawab Echa.

Setelah berada di rumah Echa, Fida tidak sengaja melihat foto Acha dan Echa yang ada di dalam kamar Echa, “Echa ini fotomu dengan siapa?” Fida bertanya. “ohh itu foto bersama kakaku” Echa menjawab tapi berbohong, tiba-tiba dipikiran Echa muncul sahabat lamanya yaitu Acha, tetapi cepat-cepat dia melupakan tentang Acha, karena disebelah terdapat sahabat barunya. Setelah menyelesaikan mengerjakan tugas Fida pun pulang kerumahnya.

Keesokan pagi pun tiba, Echa tidak sengaja mendengar percakapan Fida dengan sahabat aslinya yang telah menuduh dia untuk mengkhianatinya “jangan salah paham dulu sebenarnya aku hanya berpura-pura saja menjadi sahabat Echa dan dia akan aku jadikan asisten.” 

Saat bel masuk sekolah sampai bel pulang Echa cuek kepada Fida. “Echa, kamu kenapa dari tadi melamun terus?” Fida bertanya. “Aku sudah tahu kok, kalau kamu itu cuma manfaatin aku untuk menjadi asistenmu, sudahlah mulai sekarang aku tidak mau jadi sahabat palsumu lagi Fida!” Saat itu Echa ingin sekali menemui sahabat lamanya yaitu Acha dan akan menceritakan kejadian yang sudah dia alami saat ini dengan jujur. Tiba-tiba Acha pun juga ingin bertemu dan berjumpa dengan Echa, karena sudah lama dia tidak beretemu dan takut terjadi apa-apa dengan Echa. Dan mereka pun berpapasan bertemu di pinggir jalan raya.

Hai Echaaa!” Acha pun menyapa Echa sambil berteriak dan berlari menyeberangi jalan raya serta dengan tidak hati-hati melihat kanan dan kiri. Tiba-tiba “Brakkkk.” Acha pun tertabrak sebuah bus dan Echa pun langsung menghampiri Acha. “Achaaa… Achaaa… bangunn” kenapa kamu harus tinggalin aku secepat ini dan aku akan tetap bercerita semua kejadian yang kualami saat ini kepadamu, Waktu itu aku telah mengkhianatimu, aku telah mempunyai sahabat baru, tetapi ternyata dia cuma manfaatin aku dengan menjadi sahabat palsunya dan aku dijadikan Asisten olehnya.” Echa menceritakan yang dialaminya saat ini. “Dan saat ini aku sangat menyesal sekali, meskipun kamu telah meninggal aku akan tetap menjadi sahabat sejatimu.”

#sabtulis



What Will You Do Next 5 Years

In the next 5 years, it will be the time where I've graduated from my collage and gotten work with the knowledge that I've gained f...